📋 Data Pegawai – Masa Jan s.d. Nov
Rp
Rp
Rp
⚠️ Metode TER (PMK 168/2023): kalikan penghasilan bruto dengan tarif efektif bulanan sesuai kategori PTKP. Berlaku Januari s.d. November.
🧑‍💼

Isi data pegawai masa Jan–Nov dan klik Hitung.

📋 Data Pegawai – Masa Desember
ℹ️ Desember tidak menggunakan TER. PPh dihitung secara progresif dari total setahun, dikurangi PPh yang sudah dipotong Januari–November.
Rp
Rp
Rp
Rp
⚠️ Jika PPh Desember negatif (lebih bayar), selisih harus dikembalikan oleh pemberi kerja kepada pegawai sebelum akhir Desember / sebelum SPT diserahkan.
🎄

Isi data termasuk total Jan–Nov, lalu klik Hitung untuk melihat pelunasan PPh 21 Desember.

Panduan Lengkap PPh Pasal 21

PPh Pasal 21 adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain atas pekerjaan atau jabatan yang diterima oleh Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri. Sejak 2024, penghitungannya menggunakan metode TER (Tarif Efektif Rata-rata) berdasarkan PMK 168/2023.

📖 Definisi & Dasar Hukum

PPh Pasal 21 adalah mekanisme pemotongan pajak di sumber — artinya pemberi kerja yang berkewajiban menghitung, memotong, dan menyetorkan PPh atas penghasilan pegawainya.


Dasar Hukum:

  • UU No. 36 Tahun 2008 (UU PPh)
  • UU HPP No. 7 Tahun 2021 (perubahan tarif)
  • PMK 168/PMK.03/2023 (metode TER, berlaku 2024)
  • PER-16/PJ/2016 (teknis pemotongan)

🎯 Subjek Pajak PPh 21

Penerima penghasilan yang dipotong PPh 21:

  • Pegawai tetap – gaji bulanan rutin
  • Pegawai tidak tetap – upah harian, mingguan, satuan
  • Penerima pensiun dari mantan pemberi kerja
  • Bukan pegawai – tenaga ahli, freelancer, artis, atlet
  • Dewan komisaris/direksi yang bukan pegawai tetap
  • Peserta program pensiun yang melakukan penarikan dana

🔢 Metode TER (2024–sekarang)

PMK 168/2023 memperkenalkan Tarif Efektif Rata-rata (TER):

  • Jan–Nov: PPh = Bruto × TER bulanan (lihat tabel)
  • Desember: PPh = PPh tahunan progresif – PPh Jan-Nov
  • Tabel TER dibagi 3 kategori: A (TK), B (K), C (K/I)
  • Tarif TER berkisar 0%–15% bergantung besaran bruto

Keuntungan TER: lebih sederhana karena cukup 1 tarif per bulan tanpa menghitung norma laba atau biaya jabatan bulanan.

⚠️ Perbedaan Jan–Nov vs Desember

AspekJan–NovDesember
MetodeTER (tarif efektif)Progresif (5–35%)
Dasar hitungBruto bulan ituTotal setahun
Kredit pajakTidak adaPPh Jan–Nov dikreditkan
Hasil bisa negatif?TidakYa (lebih bayar → kembalikan)

📈 Tarif Progresif PPh OP (untuk Desember)

PKP SetahunTarifPajak Lapisan Ini
s.d. Rp 60 juta5%Maks Rp 3.000.000
Rp 60 jt – Rp 250 jt15%Maks Rp 28.500.000
Rp 250 jt – Rp 500 jt25%Maks Rp 62.500.000
Rp 500 jt – Rp 5 miliar30%Maks Rp 1.350.000.000
Di atas Rp 5 miliar35%Tidak terbatas

📅 Kewajiban Pemberi Kerja

KewajibanBatas Waktu
Setor PPh 21Tanggal 10 bulan berikutnya
SPT Masa PPh 21Tanggal 20 bulan berikutnya
Bukti Potong A1 (pegawai)Paling lambat 1 Februari (untuk SPT OP)
SPT Tahunan PPh 21Akhir Februari (untuk pemberi kerja)
❓ FAQ PPh Pasal 21
Mengapa PPh Desember bisa jauh lebih besar dari bulan biasa?
Di Desember, perusahaan menghitung total PPh setahun menggunakan tarif progresif dari total penghasilan neto setahun. Lalu dikurangi total PPh yang sudah dipotong Jan-Nov (TER). Selisihnya bisa besar karena TER bulanan umumnya sedikit lebih rendah dari rata-rata tarif progresif efektif tahunan, terutama untuk penghasilan di kisaran tarif 25%-30%.
Bagaimana jika karyawan bergabung di pertengahan tahun?
Untuk TER (Jan–Nov), dihitung normal berdasarkan bruto bulan itu. Untuk Desember, total penghasilan yang dihitung hanya sejak bulan bergabung. PTKP tidak diprorata – tetap menggunakan PTKP penuh setahun. PPh yang sudah dipotong oleh pemberi kerja sebelumnya perlu dikonfirmasi melalui bukti potong untuk rekonsiliasi.
Apa itu biaya jabatan dan bagaimana pengaruhnya?
Biaya jabatan adalah pengurang penghasilan neto bagi pegawai tetap sebesar 5% dari penghasilan bruto, maksimum Rp 500.000/bulan atau Rp 6.000.000/tahun. Ini merupakan pengurang yang otomatis diberikan kepada semua pegawai tetap tanpa perlu membuktikan biaya aktual. Biaya jabatan hanya dihitung pada rekonsiliasi Desember.
Apakah THR dan bonus dikenai PPh 21 terpisah?
Dengan metode TER, THR dan bonus digabungkan ke dalam penghasilan bruto bulan diterima. Ini dapat meningkatkan tarif TER efektif bulan itu secara signifikan karena bruto menjadi lebih besar. Berbeda dengan metode lama di mana THR dihitung tersendiri dengan tarif progresif.